PusaranNews.com, Lampung Barat – Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Air Hitam, Lampung Barat, kembali menggelar Pengajian Rutin Selapanan di Masjid Nurul Falah, Ranting NU Manggarai Ahad 27/4/2025
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) dan Ranting NU, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat dan Fatayat NU se-Kecamatan Air Hitam, serta unsur pemerintah dari tingkat pekon hingga kecamatan.
Acara diawali dengan pembacaan Istighotsah KH. Hasyim Asy’ari yang dipimpin oleh Rois Syuriah MWC NU Air Hitam. Suasana berlangsung penuh khidmat, dengan doa-doa yang mengalun syahdu.
Dalam sambutannya, Ketua MWC NU Air Hitam, Drs. Jupriyadi, menyampaikan apresiasi atas kekompakan dan kesiapan tuan rumah dalam menyelenggarakan acara ini.
Ia mengingatkan seluruh kader NU untuk terus memberi kontribusi positif di tingkat ranting, serta memperkuat sinergi antara NU dan pemerintah dalam menjaga ajaran Islam Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah.
Pada kesempatan yang sama, Ketua PAC Muslimat NU Air Hitam mengajak seluruh kader Muslimat untuk tetap ikhlas berkhidmat, dengan mengedepankan niat tulus dalam setiap aktivitas ke-NU-an.
Acara dilanjutkan dengan tausiyah oleh Ustadz Muhammad Ahyar Asyhari, S.Pd.I. Dalam ceramahnya, beliau menguraikan pentingnya memanfaatkan mata, telinga, dan hati dalam menuntut ilmu dan memahami kebenaran.
“Mata digunakan untuk melihat fenomena alam, membaca, dan memahami konsep. Telinga berfungsi untuk mendengar ilmu dan diskusi. Sedangkan hati berperan dalam memahami, menghayati, dan menilai kebaikan serta kebenaran,” jelas Ustadz Ahyar.
Beliau juga mengutip QS. Al-A’raf ayat 179, yang mengingatkan bahwa banyak manusia memiliki hati, mata, dan telinga, tetapi tidak menggunakannya untuk memahami kebenaran, sehingga menjadi lalai.
Dengan mengoptimalkan ketiga anugerah tersebut, lanjutnya, seseorang akan memperoleh ilmu yang mendalam serta meningkatkan keimanan dan kesadaran kepada Allah SWT.
Sementara itu Wakil Sekretaris Tanfidziyah PCNU Lampung Barat, Karsimin, S.Pd.I., M.M., memberikan apresiasi atas pelaksanaan pengajian rutin ini. Ia menegaskan pentingnya menjaga kekompakan di semua tingkatan organisasi NU.
“Kegiatan seperti ini harus terus dijaga dan diperkuat, karena menjadi wadah mempererat silaturahmi, meningkatkan pemahaman agama, serta menjaga marwah Nahdlatul Ulama di tengah masyarakat,” ujar Karsimin.
Pengajian rutin ini ditutup dengan doa bersama, disertai harapan agar kegiatan ini terus menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperkuat komitmen ke-NU-an di Kecamatan Air Hitam. (*)







