Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita UtamaPesisir Barat

Tim Pencari Anak Tenggelam di Pekon Gedung Cahya Kuningan Pesisir Barat Terus Dilakukan

1488
×

Tim Pencari Anak Tenggelam di Pekon Gedung Cahya Kuningan Pesisir Barat Terus Dilakukan

Sebarkan artikel ini

PusaranNews.com, Pesisir Barat – Anak terseret ombak di Pekon Gedung Cahya Kuningan, Kecamatan Ngambur, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, terus dilakukan pencarian.

Polres Pesisir Barat beserta jajaran Polsek Bengkunat, Polairud Polda Lampung, tim SAR gabungan, beserta tokoh masyarakat sekitar masih terus melakukan upaya pencarian korban tenggelam. pencarian kali ini melebar hingga sampai ke pantai sigging.

Kapolres Pesisir Barat, AKBP Alayendra, melalui Kasi Humas Polres Pesisir Barat IPTU Kasiyono, mengatakan, pencarian dilakukan dengan menyisir bibir pantai dan di tambah dengan penyisiran di tengah laut dengan mengunakan perhau.

“Kami bersama instansi terkait terus berupaya sampai saat ini belum di temukannya,” kata dia.

Lanjut dia, cuaca saat ini di perairan pantai singing sedang hujan deras di sertai angin yang kencang sehingga menghambat proses pencarian.

“Sampai sekarang tim masih berupaya melakukan pencarian di dua lokasi, pertama di TKP korban tenggelam dan di pelabuhan pantai singing, hingga siang ini pencarian terus berlanjut,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Musibah menimpa salah satu warga Pekon Gedung Cahya Kuningan Kecamatan Ngambur, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung. A (4) hanyut terbawa ombak usai buang air besar dan hendak membersihkan hajatnya tersebut.

Peratin Pekon Gedung Cahya Kuningan Faisal mengungkapkan, jika pihaknya mendapat laporan dari orang tua korban Julian Toni jika anaknya hanyut terseret ombak.

“Saya diberitahu orang tua jika terjadi musibah anaknya terbawa ombak, lalu saya memberitahu Babinkantibmas dan menuju lokasi, sejumlah warga dan nelayan berusaha mencari korban,” kata dia.

Kejadian kata Faisal, sekitar pukul 14 Wib, Minggu (19/1) kemarin, usai membuang hajat dan hendak cebok.

“Menurut keterangan orang tua korban, jika saat itu korban bersama temannya BA (8) membuang hajat besar di belakang rumah, setelah itu korban dan temannya menuju pandai untuk membersihkan diri, namun laut ombaknya besar dan menerjang korban hingga terseret,” terang dia. (*)

https://pusarannews.com/wp-content/uploads/2025/12/2026-ucapan.jpg