Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita UtamaHukum dan KriminalLampung Barat

Modus Minta Bibit Kacang, Diduga Suami Istri Ambil Paksa Cicin Emas Milik Nenek Zaiti Warga Pekon Sebarus Balikbukit

1196
×

Modus Minta Bibit Kacang, Diduga Suami Istri Ambil Paksa Cicin Emas Milik Nenek Zaiti Warga Pekon Sebarus Balikbukit

Sebarkan artikel ini

PusaranNews.com, Lampung Barat – Modus bertamu minta bibit kacang, diduga pasangan suami istri merampok mas berupa cincin milik ibu Zaiti, warga pemangku Sukajaya Pekon Sebarus Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat.

Modus yang digunakan dua orang yakni laki-laki dan perempuan tersebut terhadap korban yakni, datang bertamu di rumah korban (Zaiti) dengan alasan meminta jerangau (jenis obat tradisonal) untuk obat anaknya yang sedang sakit.

Tanpa curiga korban mengatakan jika dia tidak memiliki jenis tanaman atau obat dimaksud hingga kedua pelaku pergi.

“Ya awalnya datang minta jenis obat tradisonal lampung yakni jerangau, saya bilang tidak ada lalu keduanya pergi, selang beberapa jam dari itu keduanya bertamu lagi dengan alasan minta bibit kacang merah dan saya kasih, lalu kedua pelaku pergi,” kata Zaiti.

Lanjut dia, selang beberapa hari dari itu yakni kemarin, Kamis (6/8) sekitar pukul 08.30 Wib kedua pelaku datang lagi dengan modus dan alasan jika bibit kacang merah yang kemarin sudah ditanam dan kurang,” minta lagi red”.

“Dia meminta lagi bibit kacang merahnya, setelah saya masuk rumah mau mengambil kembali bibit kacangnya, kedua pelaku ikut masuk dan istrinya langsung membekap mulut saya dan kepala saya dibenturkan di dindang rumah,” jelasnya.

Selain itu, kata Zaiti, pelaku memukul punggung dan pinggang dan keduanya memaksa mengambil cicin emas yang terpakai di jari.

“Keduanya mengincar cincin yang saya pakai, karena keduanya membekap dan memukul saya lalu memaksa mengambil cincin yang ada dijari saya. Cicin emas seberat 5 gram,” jelas Zaiti.

Usai kejadian, korban memberi tahu anaknya dan bersama anak laki-lakinya Susanto melaporkan kejadian tersebut ke Polres Lampung Barat.

“Kami berharap adanya tindak lanjut kepolisian untuk mencari kedua pelaku, ditakutkan jika tidak ditindak secara hukum akan ada korban berikunya, masih beruntung saya selamat dan hanya di bekap dan dipukul saja,” keluhnya. (*)

https://pusarannews.com/wp-content/uploads/2025/12/2026-ucapan.jpg