PusaranNews.com, Lampung Barat – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung Barat, sambangi Makodim 0422/LB, dalam rangka meningkatkan sinergitas antara insan pers dengan korps loreng dimaksud.
Sambutan hangat dari Komandan Distrik Militer (Dandim) 0422 Lampung Barat Letkol Inf Rinto Wijaya S.A.P, M.I.Pol, M.Han, kepada para awak media tersebut, hingga bincang hangat saling memberi masukan dan dukungan dengan porsi masing-masing dimulai.
Diruang tamu Makodim, yang berbalut cat tembok seragam berwarna hijau, Rinto dengan wajah khas senyumannya mempersilahkan para awak media untuk duduk. Rabu 20 Nopember 2024.
“Kita itu harus bekerja menggunakan hati nurani, apa yang kita lakukan harus berorientasi pada kepentingan masyarakat,” ucap Rinto disela-sela diskusi santai itu.
Kepada pengurus PWI Lambar, jebolan Akmil tahun 2004 ini berharap anggota PWI memiliki integritas dalam menjalankan profesi jurnalis.
“Jangan terlalu mengagungkan manusia, karena yang agung itu hanya yang Maha Kuasa. Anggota PWI harus punya integritas sebagai corong informasi publik,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Rinto banyak berbagi cerita perjalanan Dirinya di dunia Militer.
Dimulai dari saat dirinya diterima masuk Tentara, jadi Komandan Bataliyon (Danyon), mendapat tugas di Kabupaten Nduga Provinsi Papua hingga akhirnya sekarang diberikan amanah untuk memegang tampuk kepemimpinan yakni sebagai Komandan Distrik Militer (Dandim) 0422 Lampung Barat.
“Ketika mendapat tugas apapun termasuk sebagai Dandim ini, saya selalu bekerja dengan hati. Terlebih itu menyangkut urusan masyarakat kecil yang butuh perhatian lebih dari kita,” ungkapnya.
Mantan Komandan Batalyon Infanteri Raider 514/Sabbadha Yudha, Kostrad, TNI Angkatan Darat ini berharap, sinergitas antara Kodim 0422/LB dengan PWI Lambar akan terbangun dengan baik serta mampu bekerjasama sesuai dengan kapasitas masing-masing, demi meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan kesejahteraan masyarakat kabupaten ini.
“Saya menyambut baik dan siap memberikan dukungan terkait Program-program yang akan dilaksanakan kawan-kawan, terlebih jika itu menyangkut kepentingan masyarakat khususnya di bidang pendidikan,” tutur Rinto.
Sebab, menurut Rinto Wijaya masih banyak anak-anak di Lampung Barat yang terpaksa putus sekolah karena ketiadaan biaya sekolah.
“Anak-anak ini tak bisa melanjutkan sekolah karena kondisi keluarganya yang miskin, padahal minat belajar mereka tinggi, prihatin sekali harus putus sekolah,” terangnya.
Dilain pihak, Ketua PWI Lambar Rifai Arif
merespon positif apa yang menjadi harapan dari Dandim 0422 Lambar.
“Kami sangat berterima kasih atas sambutan dan masukan serta saran dari Pak Dandim, kami berharap komunikasi semacam ini akan lebih intens kita lakukan,” Kata Rifa’i
Rifia juga berkomitmen akan terus memupuk sinergitas antara PWI dan Kodim 0422 Lambar, serta meningkatkan kualitas SDM Anggota-nya.
“Nantinya kami berharap PWI dapat memberikan kontribusi yang berkualitas kepada masyarakat,” Pungkasnya. (Edi)








