Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita UtamaLampung Barat

Ciderai Upacara Peringatan Hardiknas, Parosil Tegas: Jika Itu Kepala Sekolah Akan Kita Ganti, Kalau Guru Pengajar Kita Beri Pembinaan

972
×

Ciderai Upacara Peringatan Hardiknas, Parosil Tegas: Jika Itu Kepala Sekolah Akan Kita Ganti, Kalau Guru Pengajar Kita Beri Pembinaan

Sebarkan artikel ini

PusaranNews.com, Lampung Barat – Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Kabupaten Lampung Barat, diciderai oleh sejumlah oknum guru yang datang terlambat, Senin, 05 Mei 2025.

Mirisnya bukan hanya keterlambatan yang membuat Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus merasa geram, saat upacara di gelar di lapangan halaman pemkab setempat, tetapi sejumlah guru yang terlambat itu malah tertawa riang seperti tidak ada kesalahan bahkan berselpi ria menggunakan Handpone.

Diketahui ternyata para guru yang terlambat upacara tersebut, merupakan Kepala Sekolah (Kepsek) dari Kecamatan Lumbok Seminung dan satu dari Kecamatan Balikbukit.

Kelima Kepala Sekolah tersebut adalah Yudison SDN 1 Sukabanjar Kecamatan Lumbok Seminung, Kusnan SDN 1 Lumbok Timur Kecamatan Lumbok Seminung, Uliyani SDN 1 Kagungan Kecamatan Lumbok Seminung, Elli Suarni SDN 1 Heniarong Kecamatan Lumbok Seminung, Edulis SDN 1 Padang Cahya Kecamatan Balik Bukit.

“Kalau kita ingin dihargai jadilah contoh yang baik bagi anak-anak kita, bagaimana kita akan memberikan evaluasi dan dihargai oleh anak-anak kita jika kita hanya bisa bicara tetapi tidak bisa memberikan bukti nyata,” ucap Parosil Mabsus.

Parosil Mabsus mengapresiasi kehadiran siswa-siswa dalam mengikuti perayaan Hardiknas tingkat Kabupaten Lampung Barat, pasalnya sejak pukul 07.00 WIB para siswa sudah berada di lapangan untuk mengikuti upacara.

“Saya mengapresiasi anak-anak yang mengikuti upacara perayaan Hardiknas hari ini, tetapi kita merasa terluka karena tadi nampak dimata saya ada lima orang guru terlambat, senyum-senyum, tertawa, poto selfi,” kata Parosil Mabsus dengan raut muka penuh kekecewaan.

Bupati yang akrap disapa Pak Cik itu berkomitmen jika keliama guru tersebut sebagai Kepala Sekolah maka akan dilakukan pergantian namun jika sebagai guru pengajar akan dilakukan pembinaan.

“Ini merupakan sebuah kekeliruan yang sangat buruk. Sebagai contoh yang tidak baik,” ucap Parosil Mabsus dengan nada tegas.

Selain itu, Bupati yang merupakan mantan guru honorer itu juga menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada dewan guru yang sudah mendidik serta membimbing generasi penerus bangsa khsusnya di Lampung Barat.

Parosil Mabsus mengungkapkan di era digitalisai yang penuh dengan tantangan dan perubahan dinamika yang sangat dinamis tantangan ke depan akan semakin berat.

“Saya sangat berharap sebagai dewan guru bapak ibu harus terus bangkit, belajar dan cermati karena kebutuhan saat ini berbeda dari kebutuhan masa lalu, tidak bisa disamakan anak-anak hari ini dengan anak-anak 10 tahun yang lalu,” tutup Parosil Mabsus.

Dipenghujung upacara, sebagai apresiasi kepada Arief Setiawan selaku Komandan Upacara Bupati Lampung Barat memberikan hadiah umroh gratis. (*)

https://pusarannews.com/wp-content/uploads/2025/12/2026-ucapan.jpg