Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita UtamaPesisir Barat

AZ Personil Polres Pesisir Barat Lampung Terseret Ombak, Hingga Kini Terus Dilakukan Pancarian

1020
×

AZ Personil Polres Pesisir Barat Lampung Terseret Ombak, Hingga Kini Terus Dilakukan Pancarian

Sebarkan artikel ini

PusaranNews.com, Pesisir Barat – Naas, Hendak mancing salah satu anggota Polres Pesisir Barat, Lampung, diduga hanyut terbawa ambok di sekitar lokasi panwai wisata Gowa Matu, Pekon Way Sindi Hanuan, Kecamatan Karya Penggawa, Rabu malam, 6 Agustus 2025.

Kronologis korban Bripda. AZ bersama kedua rekannya yakni Bripda S dan Bripda J, berniat hendak mancing di pantai Tembakak, namun karena ombak besar ketiganya pindah tempat.

Ketiganya kearah Goa Matu, setiba dilokasi sekitar pukul 17.00 Wib, korban turun kebawah pinggir pantai, sementara kedua rekannya masih berada di atas, Bripda J sedang memperbaiki alat pancing dan Bripda S tengah menikmati bekal.

Namun saat keduanya melihat kebagian bawah, korban Bripda. AZ tidak berada ditempat semula, hingga keduanya turun dan mencari korban namun tidak ada, hingga diduga terseret ombak.

Atas kejadian itu, Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana S.I.K., M.M. bersama para pejabat utama, sejumlah anggota Polres Pesisir Barat, Ditpolair Polda Lampung, BNPB Pesisir Barat, Koramil Pesisir Tengah, Puskesmas Karya Penggawa serta masyarakat setempat Mendatangi TKP.

“Karena khawatir terjadi sesuatu, kedua rekan korban langsung melakukan pencarian di sekitar tebing dan pinggiran karang, namun tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban,” kata dia.

Lanjut Bestina, Sekitar pukul 18.00 WIB, Bripda S menghubungi rekan-rekannya sesama satu angkatan yang berdinas di Polres Pesisir Barat untuk meminta bantuan,” jelasnya.

“Hingga saat ini kami terus melanjutkan pencarian yang melibatkan tim gabungan Polres Pesisir Barat, Dit Polairud Polda Lampung, BPBD, Kepala Pekon dan masyarakat sekitar,” lanjutnya.

Masih kata dia, Pencarian dilaksanakan menggunakan 1 perahu karet dan 2 perahu kayu, menyisir pantai Goa Matu hingga radius 500-1000 meter dari titik lokasi hilangnya korban.

“Saya mengimbau seluruh personel dan masyarakat agar senantiasa berhati-hati saat beraktivitas di sekitar wilayah pantai, terlebih di lokasi yang memiliki kontur tebing dan ombak yang cukup berbahaya,” tutupnya. (*)

https://pusarannews.com/wp-content/uploads/2025/12/2026-ucapan.jpg