Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita UtamaPendidikan

Dua Kubu, Diduga Remaja SMP Baku Hantam di Areal Makam Pahlawan Balik Bukit

936
×

Dua Kubu, Diduga Remaja SMP Baku Hantam di Areal Makam Pahlawan Balik Bukit

Sebarkan artikel ini

PusaranNews.com, Lampung Barat – Viral vidio sekelompok remaja baku hantam. Vidio berdurasi 19 detik itu terlihat puluhan remaja berkumpul dan sebagian melakukan aksi saling pukul.

Lokasi vidio di jalan lingkar seputaran Makam Pahlawan, Kecamatan Balikbukit. Terlihat salah satu remaja berpakaian kaos putih dikeroyok hingga terhuyung.

Dikomfirmasi, Kasat Reskrim Polres Lampung Barat, Iptu Juherdi Sumandi, mengatakan jika vidio itu terjadi beberapa hari lalu dan baru viral sekarang.

“Memang ada sekelompok siswa SMP melakukan aksi tauran, namun itu tejadi pada Rabu, 3 September 2025,” kata Juherdi.

Lanjut Juherdi, atas peristiwa itu pihaknya telah berkoordinasi dengan dua SMP tempat para remaja itu sekolah. Dan masalaah itu akan dimediasi pihak sekolah pada Senin, 8 September 2025.

”Masalah itu akan dimediasi oleh pihak masing-masing sekolah. Pihak kepolisian akan hadir pada mediasi itu dan akan menyampaikan penekanan agar hal serupa tak terjadi lagi,” kata dia.

Terkait perekam video yang terkesan ke arah provokasi pihaknya bakal melakukan pendalaman.

”Viral 2 Kelompok Bocah SMP di Lampung Barat Tawuran di Makam Pahlawan, Ini Keterangan Polres-DisdikTerkait perekam video itu akan kami dalami,” katanya.

Terpisah, Plt Kadisdikbud Lampung Barat, Tati Sulastri membenarkan sja kelompok bocah itu berasal dari dua SMP di Kecamatan Balik Bukit.

Bahkan pihaknya telah memerintahkan pihak dua sekolah untuk menindaklanjuti masalah tersebut.

”Iya, sami sudah perintahkan kepala SMPN 1 Liwa dan Kepala SMP Sekuting Terpadu untuk segera tindak lanjut terkait tawuran tersebut. Hari kamis sudah mulai didata anak yang terlibat. Dan dari laporan, anak-anak yang sudah di panggil,” katanya.

Tak hanya sebatas siswa yang terlibat, namun siswa SMA dan masyarakat umum juga ada yg berada di lokasi juga bakal dipanggil.

”Tadi, hari Sabtu (6/9) anak yang terlibat sudah dibibina sekolah masing-masing Pada hari Senin (8/9) akan ada pertemuan, baik anak yang terlibat, orang tua siswa, ketua komite masing-masing sekolah dan dari bhabinsa dan bhabinkamtibmas,” ujarnya.

Dia juga meminta guru BK terus intens membina, juga waka kesiswaan agar kejadian serupa tak lagi terulang.

Demikian pula peran orang tua di rumah agar lebih memperhatikan mengontrol dan mengawasi anaknya saat di luar jam sekolah.

“Dan jangan mudah terpancing apalagi terprovokasi orang orang yang tidak bertanggung jawab,” katanya. (*)

https://pusarannews.com/wp-content/uploads/2025/12/2026-ucapan.jpg