Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita UtamaHukum dan KriminalLampung Barat

Persoalan Utang Picu Pembunuhan di Way Tenong, Pelaku Serahkan Diri ke Polisi

1098
×

Persoalan Utang Picu Pembunuhan di Way Tenong, Pelaku Serahkan Diri ke Polisi

Sebarkan artikel ini

PusaranNews.com, Lampung Barat – Kasus pembunuhan menggemparkan warga Pekon Sukaraja, Kecamatan Way Tenong, Kabupaten Lampung Barat, selasa (6/10), sekitar pukul 20.00 WIB. Seorang pria berinisial HZ (63) diduga membacok Surya Zainal (54) hingga meninggal dunia.

Korban diketahui warga Kelurahan Surabaya, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung, sementara terduga pelaku merupakan warga Pekon Sukaraja, Kecamatan Way Tenong, Lampung Barat. Peristiwa itu diduga bermula dari persoalan pembayaran angsuran yang berkaitan dengan istri pelaku.

Kasat Reskrim Polres Lampung Barat Iptu Rudy Prawira, S.H., M.H., menjelaskan, sebelum kejadian pelaku baru pulang dari Sekincau sekitar pukul 17.00 WIB dan mendapati korban mengetuk pintu rumah. Korban menanyakan keberadaan istri pelaku serta menyampaikan kewajiban pembayaran angsuran yang menjadi tanggungannya.

Pelaku meminta korban masuk, namun ditolak. Ia kemudian menyarankan persoalan itu dilaporkan ke polisi karena dinilai perkara perdata, bahkan menawarkan uang Rp500 ribu yang juga ditolak. Perdebatan terus berlanjut hingga pukul 20.00 WIB.

Pelaku masuk ke rumah mengambil sebilah golok, lalu menghampiri korban dan membacok lehernya sebanyak dua kali hingga korban terkapar tak bernyawa.

Setelah kejadian, pelaku sempat berupaya mengakhiri hidupnya di belakang rumah namun gagal. Ia kemudian mendatangi rumah keponakannya, meminta diantar ke Pos Polisi Way Tenong, dan menyerahkan diri. Sekitar pukul 20.30 WIB, polisi menerima laporan kedatangan Husni Tamrin yang mengaku melakukan pembunuhan.

Tim URC Satreskrim Polres Lampung Barat bersama personel Unit Reskrim Polsek Sumber Jaya segera bergerak mengamankan pelaku. Polisi juga menyita barang bukti berupa golok sepanjang ±42 cm berbekas noda diduga darah, sarung golok kayu, serta pakaian korban.

“Saat ini masih dilakukan penyidikan, pemeriksaan saksi, pencocokan keterangan dengan barang bukti, serta olah TKP. Akan digelar perkara untuk penetapan tersangka,” ungkap Iptu Rudy Prawira.(*)

https://pusarannews.com/wp-content/uploads/2025/12/2026-ucapan.jpg