PusaranNews.com, Lampung Selatan – Karang Taruna Kartamada di Desa Margodadi, Kecamatan Jatiagung, Kabupaten Lampung Selatan mendapatkan pelatihan bertajuk Transformasi Skill menjadi Usaha melalui Pelatihan Virtual Assistant (VA) Bookkeeping. Minggu, 10 Agustus 2025.
Kegiatan dimaksud dengan Pendampingan Branding dan Tools Digital dari Perguruan Tinggi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Gentiaras dan Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) sebagai kewajiban Tridharma Perguruan Tinggi berupa Pemberdayaan Masyarakat Pemula (PMP).
Kegiatan Pengabdian ini sebagai langkah nyata mendukung kemandirian ekonomi generasi muda sekaligus berkontribusi pada Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yakni serangkaian 17 tujuan yang dicanangkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai cetak biru untuk mencapai masa depan yang lebih baik dan lebih berkelanjutan bagi semua orang.
Selain itu kegatan PMP ini merupakan kegiatan Kampus Berdampak dengan menggunakan Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tingg pada dosen dan mahasiswa dan Asta Cita yang merupakan tujuan utama yang harus dicapai pemerintah dalam dalam mewujudkan kemajuan bangsa dan negara.
Kegiatan pelatihan berlangsung di rumah Ketua Karang Taruna Margodadi, Irfan Wahyudi, S.Kom, selama kurang lebih 1 bulan yang diikuti oleh sejumlah anggota Karang Taruna Kartamada Desa Margodadi yang berasal dari dari berbagai dusun.
Imelda Sinaga, M.M., M.S.Ak., Ak., CA selaku ketua tim yang juga dosen STIE Gentiaras focus memberikan pelatihan pada keterampilan menjadi Virtual Assistant di bidang pembukuan (bookkeeping).
“Yang kami berikan yakni mulai dari pencatatan transaksi, pengelolaan laporan keuangan sederhana untuk UMKM, hingga penggunaan aplikasi digital berbasis excel,” kata dia.
Anggota tim PMP lainnya Dr. Yunada Arpan, M.M, fokus pada pelatihan memberikan pelatihan Digital Branding dan portofolio digital yang dibantu oleh beberapa mahasiswa yang dilibatkan dalam program kegiatan pengabdian masyarakat.
“Kami memberikan pelatihan sesuai tupoksi masing-masing, saya sendiri di bidang Digital Branding dan PortoFolia Digital,” ungkap Yuda.
Sementara, Anggota tim PDP lainnya Fenty Ariany, ST., M.Kom dosen Teknik Informatika Universitas Teknokrat Indonesia, memberikan materi teknis yakni pendampingan branding usaha, strategi pemasaran digital, dan pemanfaatan tools teknologi seperti Canva, Google Workspace, hingga platform akuntansi daring.
“Tujuannya, agar peserta mampu mengemas layanan mereka secara profesional dan menjangkau pasar yang lebih luas,” jelas Fenty.
Lainnya, Ketua tim Imelda Sinaga menjelaskan program ini dirancang untuk mengubah kemampuan individu menjadi peluang usaha nyata.
“Kami ingin anak-anak muda di desa tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga mampu memonetisasi keahlian tersebut, terutama melalui layanan digital yang bisa menembus pasar regional bahkan nasional,” ujarnya.
Kegiatan ini mendapat tanggapan positif dari peserta pelatihan, ketua Karang Taruna Kartamada Irfan Wahyudi, S.Kom menyambut baik kegiatan ini karena keterampilan bookkeeping berbasis digital saat ini sangat dibutuhkan, terutama oleh pelaku UMKM yang belum memiliki staf khusus keuangan.
“Kami berharap pasca pelatihan ini pihaknya masih berkesempatan didampingi sehingga nanti akan terbentuk tim layanan Virtual Assistant untuk membantu UMKM lokal dalam menciptakan sumber penghasilan baru yang berkelanjutan,” harapnya. (*)








