Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita UtamaLampung Barat

Atasi Kebakaran Musim Kemarau, Kodim 0422/Lampung Barat dan Tim Korhutla Mabes TNI Audensi dengan Pemkab

86
×

Atasi Kebakaran Musim Kemarau, Kodim 0422/Lampung Barat dan Tim Korhutla Mabes TNI Audensi dengan Pemkab

Sebarkan artikel ini

PusaranNews.com, Lampung Barat – Meningkatkan kesiapsiagaan serta langkah pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Korhutla) di Kabuoaten Lampung Barat, Kodim 0422/LB dan tim Korhutla Markas Besar TNI audensi dengan pemkab setempat. Jumat, 28 Agustus 2026.

Dandim 0422/LB, Letkol Inf Rizky Kurniawan, menyatakan pihaknya siap mendukung penuh pemerintah daerah dalam upaya pencegahan maupun penanganan karhutla.

“Sinergitas dan koordinasi seluruh pihak sangat penting dalam menghadapi potensi karhutla. Kodim 0422/LB siap mendukung dan bersinergi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait dalam upaya pencegahan maupun penanganan karhutla,” tegas Rizky.

Lanjut dia, Kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat komunikasi dan kerja sama antara TNI, Pemerintah Daerah, Polri, instansi terkait, hingga masyarakat.

“Upaya pencegahan melalui pemantauan wilayah rawan, edukasi kepada masyarakat, serta kesiapan personel dan sarana prasarana menjadi prioritas untuk meminimalkan risiko karhutla,” jelas dia.

Sementara tiu, Wakil Bupati Mad Hasnurin mengatakan, Pemkab Lampung Barat melalui Satuan Tugas (Satgas) Karhutla BPBD telah menyiapkan personel dan sarana pendukung sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kebakaran hutan maupun lahan.

“Pemkab Lampung Barat telah menyiapkan personel dan sarana pendukung untuk menghadapi potensi Karhutla. Kesiapsiagaan ini menjadi bagian penting agar setiap kejadian dapat ditangani dengan cepat dan tepat,” ujar Mad Hasnurin.

Ia menjelaskan, kekuatan personel yang disiapkan meliputi Tim Reaksi Cepat (TRC) sebanyak 15 personel, Tim Rescue/SAR 18 personel, Satgas Penanggulangan Bencana sebanyak 20 personel, serta 28 personel PNS/organik BPBD.

Kekuatan tersebut diperkuat dengan dukungan Satgas yang berada di masing-masing pekon dan kelurahan.

Menurut Mad Hasnurin, upaya pencegahan tidak hanya dilakukan ketika kebakaran telah terjadi. Pemantauan terhadap titik panas juga dilakukan secara real time melalui Warning Receiver System (WRS), aplikasi SIPONGI Kementerian Kehutanan, serta SPARTAN BMKG.

“Deteksi dini sangat penting. Karena itu, pemantauan hotspot dilakukan secara berkala dan real time sehingga apabila terdapat potensi kebakaran dapat segera ditindaklanjuti,” katanya.

Pos Kendali Operasi penanganan Karhutla berada di Pusdalops BPBD Kabupaten Lampung Barat. Masyarakat dapat menyampaikan laporan atau informasi terkait kejadian kebakaran melalui nomor Pusdalops BPBD Lampung Barat di 0811-7287-288.

Diketahui kata dia, hingga minggu keempat Agustus 2026, terdapat empat kejadian Karhutla yang telah berhasil ditangani. Kejadian tersebut meliputi area savana di Pekon Sukamarga, Kecamatan Suoh, lahan tidur di Kelurahan Way Mengaku, Kecamatan Balik Bukit, lahan warga di Pekon Kagungan, Kecamatan Lumbok Seminung, serta lahan warga/belukar di Kelurahan Way Mengaku, Kecamatan Balik Bukit.

“Sinergi lintas sektor sangat penting untuk memastikan deteksi dini, respons cepat dan penanganan Karhutla berjalan efektif. Kita juga perlu memetakan wilayah yang memiliki potensi tinggi terjadi kebakaran untuk kemudian dipantau secara berkala,” jelasnya.

Mad Hasnurin juga menyampaikan dukungan Pemkab Lampung Barat terhadap kegiatan penyuluhan Karhutla yang dilaksanakan Korem 043/Garuda Hitam bersama Kodim 0422/Lampung Barat. (*)

https://pusarannews.com/wp-content/uploads/2025/12/2026-ucapan.jpg