Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita UtamaLampung Barat

Dua Bulan Tak Diangkut Warga Keluhkan Tumpukan Sampah Dekat Rumah Dinas DPRD

192
×

Dua Bulan Tak Diangkut Warga Keluhkan Tumpukan Sampah Dekat Rumah Dinas DPRD

Sebarkan artikel ini

Beginilah keadaan tumpukan sampah didekat Rumah Dinas DPRD, Lampung Barat. (Foto: Azrin)

PusaranaNews.com, Lampung Barat – Warga keluhkan tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) di depan Rumah Dinas Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) perumahan atas, Pekon Kubuperahu, Kelurahan Pasar Liwa, Balikbukit, Lampung Barat.

Tumpukan sampah tersebut lebih kurang sudah dua bulan terakhir dibiarkan saja menumpuk, hingga bertaburan ke badan jalan dan menimbulkan bau tidak sedap.

Warga setempat, yang namanya tidak disebut mengatakan, jika setiap hari dia melintas ditumpukan sampah tersebut, baunya sangat menyengat.

“Setiap melintas saya selalu menutup hidung karena aroma baunya sangat menyengat, tumpukan sampah ini sudah dua bulan lebih tidak diangkut, jadi aroma baunya sudah sangat menyengat dan sampah-sampahnya sudah berserakan,” keluhnya.

Dia berharap adanya perhatian dari dinas terkait untuk melakukan pengakutan sebelum tambah parah hingga bisa menimbulkan dampak negatif pada warga.

“Tentu kami berharap agar sampah itu segera diangkut oleh petugas kebersihan DLH, jangan sampai sampah-sampah ini justru akan menimbulkan penyakit bagi warga,” ungkapnya.

Dikonfirmasi melalui via ponselnya Kepala Dinas Lingkungan Hidup Amri, S.H., M.Hum, mengatakan jika dirinya sudah memerintahkan petugas untuk segera mengakut-sampah yang memang mengganggu kenyamanan warga.

“Saat ini kami terus melakukan penyelesaian sampah dari hulu kehilir, termasuk yang berada di perumahan dinas atas,” kata dia.

Lanjut Amri, solusi kedepan sampah-sampah ini baik dari rumah tangga warga, maupun sampah dari warung-warung, rumah makan, perkantoran dan rumah sakit harus memiliki tong sampah.

“Kedepan akan menyediakan fasilitas penampungan sampah dan melakukan pemilihan dan pengelolaan sampah sesuai sesuai dengan jenisnya,” ungkapnya.

“Jika semua bertanggungjawab terhadap sampah yang di hasilkan, maka kedepannya hanya sampah yang benar-benar tidak bisa diguna ulang yang di buang ke TPA,” pungkasnya. (*)

https://pusarannews.com/wp-content/uploads/2025/12/2026-ucapan.jpg