PusaranNews.com, Lampung Barat – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Juru Sembelih Halal (Juleha) Kabupaten Lampung Barat siap lahirkan juru- juru Sembelih Halal yang kompeten.
Demikian tegas H Abdul Rosid SAg saat memimpin rapat persiapan pelantikan pengurus DPD Juleha Lambar masa bhakti 2025-2027 bertempat di kantor sekretariat DPD Juleha Lambar di Komplek Islamic Center Liwa, Sabtu, 4 Januari 2025.
“Saya bercita-cita akan memiliki Juru Sembelih Halal dengan tugas dan fungsi yang baik. Dapat memyembelih hewan secara benar dan sesuai syariat Islam, Memastikan hewan sehat dan layak untuk dikonsumsi juga Memastikan hewan mati secara benar, ” jelas Rosid dihadapan para pengurus .
Lanjut dia, Untuk itu momen pelantikan Pengurus DPD Juleha Lambar masa bhakti 2025- 2027 juga akan dirangkai dengan kegiatan Pelatihan berbasis kompetensi.
“Keterampilan dalam penyembelihan hewan ternak secara halal ternyata tidak cukup hanya dengan menyembelih dan memotong dagingnya saja. Setidaknya ada beberapa kompetensi yang harus dimiliki oleh Juru Sembelih Halal (Juleha),” terangnya.
Kompetensi tersebut yang harus dimiliki yang mencakup melakukan ibadah wajib, menerapkan persyaratan syari’at islam, menerapkan kesehatan dan keselamatan kerja, melakukan komunikasi efektif, mengkoordinasikan pekerjaan, menerapkan higiene sanitasi, dan menerapkan prinsip kesejahteraan hewan.
Senada disampaikan H Supandi salah satu dewan penasihat DPD Juleha Lambar, pihaknya dapat Memberikan edukasi tentang penyembelihan halal dan Mengembangkan standar penyembelihan halal , jadi ada jaminan kehalalan produk daging yang di sembelih.
“Jadi intinya bagaimana pengurus pengurus masjid di Lampung Barat ini yang bertugas sebagai juleha ini dapat menjadi juleha yang memenuhi syari’at Islam,” ungkap Supandi.
Pelantikan pengurus DPD Juleha Lambar masa Bhakti 2025-2027 rencananya di laksanakan pada Maret 2025 mendatang oleh Bupati Lampung Barat Terpilih Parosil Mabsus .
Berapa jumlah juru sembelih halal yang ada di Kabupaten Lampung barat Ust Munawir bendahara DPD Juleha Lambar singkat mengatakan.
“Kalau secara resmi terdata di Juleha baru 3 orang ,Yaiitu : 1. Ust Munawir Di Balik Bukit
2.Mas Rido di Batu Ketulis dan 3. Mas Juang di Sumber Jaya, sementara yang lain baru pelatihan tapi belum ada kartu tanda anggota (KTA)-nya,” ungkap Ust Munawir. (*)








