PusaranNews.com, Lampung Barat — Dalam tausiyahnya pada kegiatan rutin Dzikir Rotibul Haddad, Sabtu malam (15/11/2025) usai salat Isya, Ustad Hernadi menyampaikan pesan mendalam tentang tiga faktor utama yang dapat merusak agama jika tidak dijaga dengan baik.
Ustad Hernadi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Balik Bukit yang juga Ketua Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama Kecamatan Balik Bukit tersebut menjelaskan, ada tiga hal yang menjadi sebab utama rusaknya agama, yaitu:
1. Ulama yang berbuat maksiat.
“Ulama adalah teladan bagi umat. Ketika ulama justru melakukan kemaksiatan atau pelanggaran moral, hal itu dapat menggoyahkan kepercayaan masyarakat dan memberi contoh buruk. Kesalahan ulama berdampak luas karena umat cenderung mengikuti perilaku panutannya,” jelas Hernadi.
2. Imam atau pemimpin yang zalim
” Pemimpin yang tidak adil, bertindak sewenang-wenang, serta menindas rakyat akan memunculkan kerusakan dalam kehidupan bermasyarakat. Hilangnya nilai keadilan membuat agama tidak lagi tercermin dalam perilaku sosial, sehingga prinsip-prinsip agama hanya tinggal ucapan,” tambahnya.
3. Orang yang ahli ibadah tetapi bodoh
” Mereka rajin beribadah namun tanpa ilmu yang cukup. Ibadah yang tidak dilandasi pengetahuan dapat menimbulkan kesalahan dalam praktik beragama. Bahkan dapat memecah persatuan umat karena merasa paling benar, atau menciptakan amalan-amalan baru yang tidak sesuai tuntunan Nabi, ” ungkap Ust Hernadi.
Pengurus BKM Masjid Al Iman, Ust. Dede Kosasih, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan rutin tersebut. “Kami berharap melalui dzikir dan tausiyah seperti ini, masyarakat dapat terus memperdalam ilmu agama, menjaga akhlak, serta memperkuat persatuan. Masjid Al Iman akan terus menjadi pusat kegiatan yang menyejukkan dan membimbing umat,” ujar Ust Dede Kosasih.
Senada disampaikan salah satu Penasehat BKM Masjid Al Iman Ust Selamat Riyadi ; ” Acara rutin Dzikir Rotibul Haddad ini diharapkan terus menjadi sarana penguatan iman dan pembinaan masyarakat di Lampung Barat, ” harapnya singkat.
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al Iman, Lingkungan Sukamenanti, Kelurahan Pasar Liwa, Kecamatan Balik Bukit, Lampung Barat ini dihadiri jamaah Majelis Dzikir Rotibul Haddad dari sejumlah masjid di wilayah Way Mengaku dan Pasar Liwa dengan penuh kekhusyukan. Melalui tausiyah tersebut, jamaah diajak untuk terus memperbaiki diri, menjunjung ilmu, serta menjaga keteladanan demi kemurnian ajaran agama. (*)








