Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita UtamaLampung Barat

Nitizen Tanyakan Dana Bos, SMPN 3 BNS Gunakan Soal Ujian Tahun 2024

835
×

Nitizen Tanyakan Dana Bos, SMPN 3 BNS Gunakan Soal Ujian Tahun 2024

Sebarkan artikel ini

PusaranNews.com, Lampung Barat – Perkara Gunakan soal tahun 2024 pada saat ujian Asesmen Tengah Semester II (Genap) Tahun 2025, di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Bandar Negeri Suoh, kini mendapat sorotan nitizen di Sosial Media (Sosmed).

Bahkan disinyalir bukan menggunakan soal tahun 2024 lalu, tetapi dalam rekaman vidio jelas terlihat soal ujian tahun 2021/2022 silam.

Hal itu lantas menuai reaksi netizen. Netizen memertanyakan angaran dana BOS untuk pembuatan pembuatan dan cetak lembaran soal ujian tahun ajaran 2024.

“Dana bos pusat menganggarkan dana untuk UAS,, UTS,,LUS pembuatan soal oleh Teim,,,termasuk dalam kelebihan jam mengajar,,

Apabila sekolah milik pemerintah SMPN 3 bns Lampung Barat masih menggunakan soal ujian ( latihan ujian sekolah) jelas menuai kritik (pertanyaan) terus kemana dana bos pusat yang di alokasikan untuk LUS latihan ujian sekolah,,,

Dengan adanya praktek seperti ini,, dapat di duga ada persetujuan dari pihak diknas kab Lampung Barat,,

Masyarakat harus tanggap dengan kondisi seperti ini,, lihat aturan nya,,
Bila melanggar aturan (hukum) tangkap kepsek PNS sargur nya lalu serahkan ke penegak hukum APH,,

Bila hanya di laporkan ke diknas kab Lampung Barat,, tidak akan ada tindakan tegas apapun,” komentar akun Facebook @iskandar Riduan di laman komentar group FB Berita Lampung Barat Terkini yang dikutip, Rabu, 19 Maret 2025.

Soal anggaran itu juga dipertanyakan salah satu akun tiktok @Brin rumpun. ”Yg ditanyakn.angaran buat cetak
soal ini kemana,” tulisnya sosmed.

Dikomfirmasi terkait pemanggilan Kepsek SMPN 3 Bandar Negeri Suoh (BNS), Plt. Kadisdikbud Lambar Nowo Wibawono mengaku sudah dilakukan.

“Kepsek-nya sudah kami panggil kemarin Rabu (19/3), menurut keterangan meraka soal tersebut hanya untuk soal latihan saja bukan untuk ujian,” ungkapnya.

Nowo mengarahkan wartawan ini untuk menghubungi Kasi Dikdas Suseno dan Korwil Souh Rofik, untuk penjelasan lebih jelas.

“Kalau mau lebih jelas, koordinasi dengan Suseno dan Rofik,” kata dia.

Namun kedua pejabat yang diarahkan Plt. Kadisdikbut tersebut satupun tidak dapat di komfirmasi, meskipun Handphone dalam keadaan aktif tetapi tidak diangkat, begitu juga pesan WhatsApp yang dikirim tidak ada jawaban. (*)

https://pusarannews.com/wp-content/uploads/2025/12/2026-ucapan.jpg