PusaranNews.com, Lampung Barat – Ruas jalur dua Jalan Tugu Tani, Pekon Tanjung Raya, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat, digenangi air, hal ini terjadi sudah lama namun belum ada tindakan dari pemkab setempat.
Tergenangnya salah satu jalur badan jalan itu, sehingga hanya satu jalur yang berfungsi, dan satu jalur lagi terlihat genangan air yang parah hingga tidak bisa dilalui kendaraan baik roda dua maupun roda empat.
“Genangan ini terjadi Sudah berbulan‑bulan, tiap hujan turun keadaan makin parah, tapi sampai sekarang belum ada petugas atau peralatan yang turun untuk memperbaiki saluran maupun badan jalan,” ungkap salah seorang pengguna jalan Farel.
Lanjut dia, Jalan ini merupakan penghubung utama antar‑pekon di wilayah Sukau. Keterbatasan akses membuat aktivitas warga terganggu, mulai dari pengangkutan hasil bumi hingga perjalanan anak sekolah.
“Warga sudah berkali‑kali menyampaikan keluhan ke pengurus pekon, namun belum ada respon nyata dari tingkat kabupaten,” keluhnya.
Masih kata dia, Penyebab utama adalah saluran air yang dangkal, tersumbat sampah, dan tidak terawat, sehingga air tidak bisa mengalir ke sungai terdekat. Akibatnya, luapan langsung masuk ke badan jalan dan tidak terserap tanah.
“Diharapkan pemerintah daerah segera turun tangan, minimal dilakukan pengerukan saluran dan perbaikan struktur jalan agar kedua jalur bisa kembali berfungsi normal, jika dibiarkan terus, dikhawatirkan kerusakan jalan makin parah dan biaya perbaikan akan jauh lebih besar,” kata dia.
Hingga berita ini diturunkan, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPU-PR) melalui Kabid Bina Marga Hermanto, belum bisa dimintak keterangan terkait keluhan warga tersebut, dihubungi via ponselnya dalam keadaan tidak aktif. (*)








