Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Lampung Barat

PMI Lampung Barat Gelar Baksos Pemeriksaan Golongan Darah di SMAN 1 Liwa

589
×

PMI Lampung Barat Gelar Baksos Pemeriksaan Golongan Darah di SMAN 1 Liwa

Sebarkan artikel ini

PusaranNews.com, Lampung Barat – Palang Merah Indonesia (PMI) Lampung Barat Gelar Bakti Sosial Pemeriksaan Golongan Darah di SMAN 1 Liwa, senin 19 mei 2025.

“Apresiasi dan terima kasih kepada pihak SMAN 1 Liwa yang telah bekerja sama dan memberikan ruang bagi Palang Merah Indonesia (PMI) Lampung Barat untuk menyelenggarakan kegiatan Bakti Sosial Pemeriksaan golongan darah,” kata Ketua PMI Lambar Edi Novial, S.Kom.

“Pemeriksaan golongan darah bukan hanya penting untuk kebutuhan medis pribadi, tetapi juga menjadi bekal informasi yang sangat berguna dalam situasi darurat, termasuk saat ingin menjadi pendonor darah kelak, ” ucap Edi Novial

Edi Novial yang juga Ketua DPRD Lampung Barat itu menegaskan bahwa Melalui kegiatan ini, PMI Lambar berharap para siswa-siswi dapat lebih mengenal dan peduli terhadap kesehatan diri, serta tumbuh kesadaran untuk berbagi dan membantu sesama melalui donor darah.

“PMI sebagai organisasi kemanusiaan akan terus berupaya mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya generasi muda, untuk membangun kepedulian dan semangat gotong royong, ” tambahnya.

“Pengecekan golongan darah siswa memiliki peran penting sebagai bagian dari pendataan kesehatan, yang dapat dimanfaatkan sekolah dalam keadaan darurat maupun kebutuhan administratif,” jelasnya.

Di hadapan ratusan siswa-siswi SMAN 1 Liwa, Edi Novial menyampaikan imbauan kepada generasi muda untuk mewaspadai dan menjauhi praktik judi online, mengingat dampaknya yang merusak moral serta mengancam masa depan pelajar.

“Judi online sangat berbahaya karena dapat menjerumuskan pelajar pada perilaku konsumtif, kecanduan, bahkan tindakan kriminal demi memenuhi hasrat berjudi. Ini bukan hanya merusak masa depan individu, tetapi juga membahayakan tatanan sosial secara keseluruhan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Liwa, Drs. M. Suharyadi, M.Pd., menyampaikan bahwa pihak sekolah telah memberlakukan aturan yang melarang siswa membawa telepon genggam (handphone) ke lingkungan sekolah demi menunjang kedisiplinan dan konsentrasi belajar.

Lanjut dia, menjelaskan beberapa keuntungan bagi siswa jika tidak membawa handphone saat jam belajar yaitu : Fokus Meningkat
Tanpa gangguan dari notifikasi atau akses media sosial, siswa lebih mudah berkonsentrasi pada pelajaran.

“Interaksi Sosial Lebih Baik, Siswa terdorong untuk lebih banyak berkomunikasi langsung dengan teman dan guru, membangun keterampilan sosial , Mengurangi Ketergantungan dan Membatasi penggunaan hape membantu mencegah kecanduan gadget sejak dini,” ungkapnya.

“Yang membuat bahagia yaitu adanya Peningkatkan Prestasi Akademik serta
Fokus belajar yang lebih tinggi berpotensi meningkatkan pemahaman materi dan nilai akademik anak – anak juga jadi lebih Disiplin dan Tanggung Jawab, Siswa belajar mematuhi aturan dan mengelola waktu tanpa tergantung pada alat elektronik , ” katanya.

Lanjutnya, Tentunya Menghindari Konten Negatif mengurangi kemungkinan siswa mengakses konten yang tidak sesuai selama jam sekolah.

Tampak hadir pada acara bakti sosial tersebut dr. Martin Karo – Karo Ketua bidang
Pelayanan kesehatan dan sosial (Yankesos)
PMI Lambar, Agus Darma Putra Ketua Bidang Penanggulangan Bencana, Duta Suhanda anggota bidang PB , Harjunadi Kepala Puskesmas Liwa Arjun dan para Pengurus Palang Merah Remaja ( PMR) dan UKS SMAN 1 Liwa. (*)

https://pusarannews.com/wp-content/uploads/2025/12/2026-ucapan.jpg