Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita UtamaLampung Barat

Jalan Lingkar Way Rubo – Seranggas Rusak Parah, Tak Ada Perbaikan Sejak 2022 Warga Kesulitan

172
×

Jalan Lingkar Way Rubo – Seranggas Rusak Parah, Tak Ada Perbaikan Sejak 2022 Warga Kesulitan

Sebarkan artikel ini

PusaranNews.com, Lampung Barat – Jalan Lingkar Way Rubo, ruas penghubung vital antara wilayah Pantau dan Kelurahan Way Mengaku, Kecamatan Balik Bukit, Lampung Barat, kondisi rusak parah dan belum tersentuh perbaikan sama sekali sejak akhir tahun 2022.

Selama empat tahun berjalan, jalan yang menjadi urat nadi pergerakan warga ini semakin rusak, membuat aktivitas warga terganggu dan berisiko menimbulkan kecelakaan.

Jalan ini merupakan akses utama yang menghubungkan pemukiman warga, pusat kelurahan, serta jalur utama Jalan Way Rubo.

Sebelumnya, jalan ini terakhir kali mendapatkan penanganan dan perbaikan menyeluruh pada rentang tahun 2021 hingga 2022.

Sejak selesai pekerjaan tersebut, tidak ada lagi pemeliharaan, perbaikan ringan maupun besar yang dilakukan oleh pihak berwenang hingga tahun 2026 ini.

Kini, kondisi permukaan jalan penuh dengan lubang berukuran besar dan kecil, aspal yang terkelupas, serta bagian jalan yang amblas di beberapa titik.

Saat musim hujan, lubang-lubang tersebut tergenang air sehingga kedalamannya tidak terlihat, sangat membahayakan pengendara sepeda motor maupun kendaraan roda empat. Banyak warga yang mengalami jatuh dan luka ringan, bahkan kendaraan sering kali mengalami kerusakan akibat melewati jalan yang rusak ini.

Rian, salah satu warga setempat yang setiap hari melintasi jalan tersebut mengungkapkan kekecewaannya.

“Sudah empat tahun kami menunggu, tidak ada tanda-tanda jalan ini akan diperbaiki. Kami terpaksa harus berhati-hati sekali saat lewat, apalagi malam hari. Biaya perawatan kendaraan kami jadi bertambah banyak karena jalan yang rusak ini,” ujarnya.

Lanjut dia, Selain mengganggu mobilitas warga, kondisi jalan yang buruk ini juga menghambat distribusi hasil bumi dan kebutuhan pokok.

“Kendaraan pengangkut barang enggan melintas, sehingga harga kebutuhan di wilayah tersebut menjadi lebih mahal, kami berharap pemerintah daerah segera merespons dan memasukkan perbaikan Jalan Lingkar Way Rubo ke dalam program kerja dan anggaran tahun ini, demi keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat setempat,” harapnya.

Hingga berita ini diturunkan, Kabid Ciptakarya Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Lampung Barat, Hermanto belum bisa dimintai keterangan, dihubungi via ponselnya dalam keadaan tidak aktif. (*)

https://pusarannews.com/wp-content/uploads/2025/12/2026-ucapan.jpg