PusaranNews.com, Lampung Barat – Dugaan keributan yang melibatkan anggota DPRD Kabupaten Lampung Barat di acara musik di Pekon Manggarai, Kecamatan Air Hitam, Minggu (18/10/2026) sekitar pukul 21.15 WIB, mendapat tanggapan dari kedua belah pihak.
Peristiwa itu bermula ketika kru acara musik AuthaBarayaMusic.Event_Lampung menyebut salah satu anggota DPRD berinisial P naik ke atas panggung dan terlibat keributan dengan salah satu kru. Korban yang disebut sebagai MC kemudian menjalani visum dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sumber Jaya.
Daru, perwakilan AuthaBarayaMusic.Event_Lampung, membenarkan insiden tersebut.
“Dia datang, duduk, tiba-tiba naik panggung, nonjok. Bingunglah, tapi korban sudah visum, sudah lapor ke Polsek Sumber Jaya,” ujar Daru.
Kerusakan sejumlah peralatan panggung juga dilaporkan terjadi saat insiden berlangsung. Pihak penyelenggara meminta yang bersangkutan bertanggung jawab dan memberikan klarifikasi.
Sebagian warga menyebut dugaan pemicunya adalah tersinggungnya anggota dewan karena tidak dipanggil naik ke panggung.
Sementara itu, anggota DPRD yang bersangkutan, Prayitno SH, memberikan penjelasan berbeda. Ia menyebut kehadirannya atas undangan keluarga yang berhajat untuk membantu mengoordinasikan keamanan.
Tujuannya naik ke panggung adalah untuk menyampaikan imbauan menjaga keamanan, mengingat belakangan ini di Pekon Manggarai banyak terjadi kasus pencurian.
“Saya bukan gila hormat atau gila panggung, mau nyanyi atau joget. Saya sadar umur saya bukan anak muda lagi,” tegas Prayitno.
Ia mengakui merasa tersinggung karena kedatangannya dianggap kurang dihargai, karena musik tetap dimainkan keras saat ia hendak berbicara.
“Dari situ saya merasa tersinggung dan memancing emosi saya. Makanya terjadi hal tersebut,” ungkapnya. (*)








