Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita UtamaLampung Barat

Lagi!! Harimau Liar Masuk Perangkap di Kecamatan Suoh Lampung Barat

6999
×

Lagi!! Harimau Liar Masuk Perangkap di Kecamatan Suoh Lampung Barat

Sebarkan artikel ini

PusaranNews.com, Lampung Barat – Satu lagi satwa liar Harimau jenis betina, masuk perangkap Box Trap, yang dipasang para petugas di dalam hutan Talang Santani, Pekon Sukamarga, Kecamatan Suoh, Lampung Barat.

Binatang belang yang selama ini membuat masyarakat setempat resah itu, di evakuasi pada Jumat (13/12) kemarin, oleh tim BKSDA Bengkulu bersama Kepolisian, Kodim 0422/LB, serta tim mitigasi konflik harimau liar dan relawan masyarakat setempat.

Evakuasi dimulai pada pukul 06.00 WIB, dimana Tim 1 yang terdiri dari 14 orang melakukan pengecekan terhadap kandang jebak dan menyemprotkan air isotonik untuk memastikan satwa harimau tidak mengalami dehidrasi.

Pada pukul 09.00 WIB, Tim 2 mempersiapkan perlengkapan evakuasi, termasuk tandu untuk mengangkut satwa harimau yang sudah tertangkap tersebut.

Selanjutnya pukul 13.00 WIB, Tim Bius dan Dokter Hewan dari BKSDA Bengkulu menuju lokasi untuk melakukan proses pembiusan.

Namun, pada pembiusan pertama yang dilakukan pukul 13.54 WIB, pembiusan tersebut gagal. Tim kemudian melanjutkan dengan pembiusan kedua pada pukul 14.09 WIB yang berhasil dilakukan, diikuti dengan pembiusan ketiga pada pukul 14.24 WIB.

Pemeriksaan dan identifikasi terhadap satwa harimau liar tersebut dilakukan oleh Dokter Hewan Erni Suyanti pada pukul 15.00 WIB.

Setelah memastikan kondisi satwa dalam keadaan aman, evakuasi dimulai pada pukul 16.15 WIB.

Satwa harimau liar diangkut menggunakan tandu dengan bantuan tim dari lima desa setempat dan relawan masyarakat Pekon Bumi Hantatai dan Pekon Sukamarga, menempuh jarak sekitar 2 kilometer menuju kandang angkut.

Proses serah terima satwa harimau liar tersebut dilakukan pada pukul 17.00 WIB di Pekon Bumi Hantatai, Kecamatan Suoh, dengan disertai berita acara yang ditandatangani oleh pihak terkait.

Selanjutnya, pada pukul 17.25 WIB, satwa harimau liar tersebut diangkut oleh BKSDA Bengkulu menuju Lembaga Konservasi Provinsi Lampung (Lembah Hijau) di Bandar Lampung untuk perawatan lebih lanjut.

Kapolres Lampung Barat, AKBP. Rinaldo Aser melalui Kapolsek Bandar Negeri Suoh IPTU. Andi Junaidi mengapresiasi kerjasama TNI-Polri, BKSDA, instansi terkait lainnya dan masyarakat dalam upaya penanggulangan konflik satwa liar ini.

“Kami sangat mengapresiasi sinergi yang telah terjalin dalam melaksanakan evakuasi satwa harimau liar ini. Proses evakuasi yang berhasil ini merupakan wujud kepedulian kami terhadap satwa liar yang dilindungi serta upaya menjaga keseimbangan ekosistem di wilayah Kabupaten Lampung Barat,” terangnya.

Dengan selesainya proses evakuasi ini, diharapkan satwa harimau liar tersebut dapat mendapatkan perawatan yang baik di lembaga konservasi dan terhindar dari potensi bahaya yang dapat terjadi akibat konflik dengan manusia.

“Dengan ditangkapnya satu lagi satwa liar Harimau ini, mudah-mudahan mengahiri komplik bitang buas dengan manusia di Suoh dan BNS ini,” harap dia. (*)

https://pusarannews.com/wp-content/uploads/2025/12/2026-ucapan.jpg