Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita UtamaLampung Barat

Antrean Panjang BBM di SPBU Karangagung Picu Kemacetan Jalan Nasional

118
×

Antrean Panjang BBM di SPBU Karangagung Picu Kemacetan Jalan Nasional

Sebarkan artikel ini

PusaranNews.com, Lampung Barat – Antrian panjang di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Karang Agung , Kecamatan Way Tenong, Lampung Barat, picu kemacetan di jalan lintas Nasional.

Antrian panjang bagi kendaraan roda empat hingga memakan badan jalan penyebab utama kemacetan. Hingga hal ini memicu keluhan pengguna jalan, karena menggau lajunya arus lalulintas.

Masalah tersebut disebut sudah berlangsung cukup lama, namun hingga saat ini belum ada solusi nyata yang mampu mengurai kepadatan kendaraan di lokasi tersebut.

Salah seorang pengendara, Suryadi, mengungkapkan bahwa antrean panjang di SPBU Karang Agung hampir setiap hari menjadi pemandangan biasa. Meski keluhan terus bermunculan, ia menilai belum ada langkah konkret dari pihak terkait untuk mengatasi persoalan tersebut.

“Antrean kendaraan yang hendak mengisi BBM di sini sudah menjadi pemandangan sehari-hari. Banyak yang mengeluh karena kondisi ini bikin macet, tapi sampai sekarang belum ada solusi yang benar-benar efektif,” ujar Suryadi, Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, diperlukan penertiban dan pengaturan lalu lintas yang lebih maksimal agar antrean kendaraan tidak lagi meluber ke badan jalan. Hal ini penting mengingat lokasi tersebut merupakan jalur utama yang cukup padat, sehingga kendaraan lain tetap bisa melintas dengan lancar.

“Setidaknya harus ada penertiban supaya kendaraan yang antre tidak mengganggu pengguna jalan lain. Ini kan jalan nasional, jalur utama. Kalau antrean sampai memakan badan jalan, pasti menghambat aktivitas masyarakat banyak,” tegasnya.

Lebih lanjut, Suryadi menambahkan bahwa kondisi tersebut tidak hanya merugikan pengguna jalan, tetapi juga berpotensi menghambat proses distribusi dan pelayanan di SPBU itu sendiri. Pasalnya, kendaraan yang keluar masuk pompa bensin harus berhadapan langsung dengan kepadatan arus lalu lintas.

“Kami berharap ada perhatian dari pihak terkait, baik pengelola SPBU maupun instansi berwenang, agar persoalan ini dicarikan solusi. Tujuannya supaya fungsi jalan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan pelayanan pengisian BBM juga lancar,” harapnya.

Masyarakat sekitar pun turut berharap adanya koordinasi yang baik antara pengelola SPBU, aparat kepolisian, dan pemerintah daerah. Diharapkan, penataan sistem antrean kendaraan dapat segera dilakukan agar tidak lagi menimbulkan kemacetan yang merugikan semua pihak. (*)

https://pusarannews.com/wp-content/uploads/2025/12/2026-ucapan.jpg